Penelitian ini mengusulkan sebuah konsep baru untuk meningkatkan keterlibatan kerja pegawai negeri sipil (PNS) yakni dengan mengambil peran budaya etnik. Penelitian ini juga menganalisis pengaruh kepemimpinan resonan, konsep diri, dan kesadaran berorganisasi secara langsung terhadap budaya etnik, maupun tidak langsung melalui mediasi budaya etnik terhadap keterlibatan kerja. Populasi dalam penelitian ini adalah 3.149 PNS Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia. Sampel responden yang dipilih sebanyak 344 dengan menggunkan propotional random sampling. Alat analisis yang digunakan sebagai alat bantu dalam pengolahan data di dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modeling dengan program AMOS versi 22.
Baca selengkapnya disini

No comments:
Post a Comment